BUKAN BERCANDA DENGAN MAUT (end)

Takengon, Minggu 15 Januari 2017. Cahaya pagi menyilaukan mata. Meski semalam hujan, pagi ini mentari membuka pagi perlahan, menjadikan cuaca saat ini tidak begitu dingin. Pagi ini, sebelum pulang, kami bermaksud untuk membeli buah tangan berupa buah nenas, alpukat, dan ikan depik khas Takengon. Kami menitipkan belanjaan kepada Nanda, Ina, …

BUKAN BERCANDA DENGAN MAUT (part 2)

Takengon, Sabtu, 14 Januari 2018. Beberapa menit sebelum memasuki waktu Shubuh.. Nanda adalah orang yang pertama bangun dari tidurnya di antara kami, lalu aku menyusul. Aku tak tau pasti pukul berapa, yang pasti aku harus mandi dan Shalat Shubuh. Air di kamar mandi sangat luar biasa! Luar biasa dingin! Hingga …

USIA YANG MENYAPA

Tentang hari yang menyelimuti Jua masa yang ikut mengiringi Tentang usia yang menyapa diri Tak ayal mengajak waktu berlari   Tentang gejolak pikirmu  bergumul asa Tuk mampu membebaskan cita Engkau hadir membangun bangsa Tuk didikan kelak yang mengukir bangga   Tentang engkau.. sosok yang kukagumi Pelopor pendidikan dan kebudayaan negeri …

BUKAN BERCANDA DENGAN MAUT (Part 1)

(True Story) Banda Aceh, Jumat, 13 Januari 2017- sekitar pkl. 9 pagi. Matahari tampak tidak enggan untuk berbagi cahayanya pagi ini. Kicauan burung-burung masih terdengar dari luar rumahku, entah dimana mereka bertengger. Aku sedang merapikan ujung pashmina katun maroonku agar terurai lebih panjang, di depan cermin. Aku memalingkan mataku sesaat …

PENGAGUM SENJA

Ku tersenyum getir. Terlintas akan masalah yang menjenguk waktu, hingga akhirnya mampu kuusir. Kukagumi senja yang selalu hadir, yang dapat menghilangkan penat sejenak dan merehatkan jalan pikir. Teringat engkau wahai mentari yang telah menyemangati sejak pagi, walau beberapa saat kemudian segelintir orang mengeluh dengan nama Tuhan dan sebagian mencaci dengan …